Positif dan Negatif Mengikuti Jejaring Sosial
Selasa, 26 November 2013
Seperti yang diketahui bahwa masyarakat Indonesia merupakan salah satu pengguna terbesar jejaring sosial seperti facebook dan twitter. Jejaring sosial sepertinya sudah menjadi kebutuhan utama bagi penggunanya. Memiliki akun dalam jejaring sosial sepertinya sudah menjadi kewajiban bagi masyarakat Indonesia sekarang ini. Jejaring sosial tidak mengenal batasan umur, profesi dan jenis kelamin. Pria, wanita, muda, tua, dosen, mahasiswa bahkan murid sekolah dasar pun memiliki akun jejaring sosial.
Perkembangan jejaring sosial ini tentunya telah memberi pengaruh yang besar bagi perkembangan sosial dan peradaban manusia. Keberadaan situs-situs jejaring sosial tentunya memberikan pengaruh yang berbeda-beda bagi penggunanya. Ada efek positif dan adapula efek negatif. Tergantung bagaimana pengguna memanfaatkan jejaring sosial yang ada.
Pengaruh positif yang ditimbulkan oleh jejaring sosial antara lain,
- Sarana Penjualan
Banyak kita temukan adanya online shop dalam dunia maya. Hal ini tentunya memberikan efek positif bagi pengelola akun online shop tersebut. Penjual yang memiliki online shop tidak perlu menyewa toko untuk menjual barang dagangannya. Dengan berjualan dirumah, memberikan pemasukan yang lebih bagi si penjual karena si penjual tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk sewa toko.
- Sarana Informasi
Informasi-informasi terkini dapat diakses melalui jejaring sosial dalam waktu beberapa menit dari waktu kejadian. Informasi yang sangat mudah didapatkan ini tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat. Contohnya saja berita mengenai kemacetan yang terjadi. Dengan mendapatkan informasi tentang kemacetan melalui jejaring sosial, seseorang dapat memilih jalur alternatif lain dan terhindar dari kemacetan.
- Sarana Komunikasi
Dengan adanya jejaring sosial, pengguna dapat berkomunikasi dengan orang lain tanpa terbetur oleh jarak. Jarak seolah bukan merupakan halangan lagi. Pengguna dapat berkomunikasi dengan kerabat, saudara atau orang lain yang jaraknya tidak hanya antar negara, tetapi antar benua.
Dibalik pengaruh positif jejaring sosial, tentunya jejaring sosial dapat menimbulkan pengaruh negatif bagi penggunanya.
Pengaruh negatif yang ditimbulkan oleh jejaring sosial antara lain,
- Apatis
Jejaring sosial yang bisa diakses dimanapun dan kapanpun sepertinya membuat orang menjadi tidak peduli dengan lingkungan di sekitarnya. Sepertinya dunia maya lebih mengasyikan dibandingkan harus berinteraksi dengan dunia yata. Jejaring sosial membuat orang yang jauh menjadi dekat dan orang yang dekat menjadi jauh.
- Kejahatan Dunia Maya
Kejahatan dunia maya khususnya dalam jejaring sosial sering ditemukan dalam online shop. Online shop yang memiliki alur deal -> pembeli transfer ke penjual -> penjual mengirim barang ke pembeli, kadang dimanfaatkan oleh penjual-penjual nakal. Saat pembeli sudah mentransferkan uangnya ke penjual, maka si penjual nakal ini akan membawa kabur uang yang sudah ditransfer dan seolah-olah menghilang. Ini tentunya merugikan bagi pihak pembeli.
- Lupa waktu
Bagi pengguna yang maniak dengan jejaring sosial, tentunya hampir seluruh waktunya dipakai untuk mengakses jejaring sosial. Hal ini akan memberikan efek negatif bagi si pengguna maniak tersebut. Karena hampir seluruh waktunya dipakai untuk mengakses jejaring sosial, maka tugas-tugas dan tanggung jawab yang seharusnya dikerjakan akan terbengkalai.
Sumber:
http://www.bimbingan.org/dampak-jejaring-sosial-di-indonesia.htm
http://media.kompasiana.com/new-media/2011/08/07/dampak-positif-dan-negatif-jejaring-sosial-386184.html
Label: Tugas Ngampus

