<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/8312469765281438478?origin\x3dhttps://slurpushhh.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script> <iframe src="//www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=3054107564476057249&amp;blogName=url.blogspot.com&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;navbarType=BLACK&amp;layoutType=CLASSIC&amp;homepageUrl=http://url.blogspot.com/&amp;searchRoot=http://url.blogspot.com/search" height="30px" width="100%" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" id="navbar-iframe" frameborder="0"></iframe> <div id="space-for-ie"></div>
slurpushhh.blogspot.com
WELCOME


TO


MY


BLOG






Potret Anak Jalanan
Minggu, 02 Januari 2011

Minggu 2 Januari 2011


Adakah yang mendengar jeritan mereka? Mereka anak jalanan, biasa dinomor duakan oleh masyarakat. Mereka anak jalanan, biasa direndahkan oleh masyarakat.

Biasa kita jumpai dijalan anak-anak kecil dengan pakaian yang lusuh dan terlihat tidak terawat. Itulah mereka "Anak Jalanan". Di usia mereka yang terbilang masih kecil, mereka sudah bekerja untuk mencari uang. Bekerja dari pagi hingga malam. Rasanya sangat tidak pantas anak kecil bekerja dari pagi hingga malam. Namun ya begitulah kehidupan anak jalanan.

Terlintas sebuah pertanyaan di benak saya "Kemanakah orang tua mereka? Tega sekali orang tua mereka mempekerjakan anaknya yang masih kecil itu hingga larut malam." Ternyata setelah saya membaca artikel-artikel tentang anak jalanan, barulah saya tau bahwa tidak semua anak jalanan itu bekerja karena disuruh oleh orangtuanya. Ada diantara mereka yang sengaja ditampung oleh seseorang atau yang biasa disebut dengan "Bos". Anak-anak jalanan itu dipaksa bekerja oleh sang Bos, kemudian hasil dari bekerja itu wajib diserahkan ke sang Bos. Kalau uang yang diserahkan oleh mereka tidak memenuhi target, maka sang Bos akan memberikan hukuman.

Melihat gambar diatas, hati saya terasa miris. Bahkan ditengah keadaan mereka yang harus bekerja untuk mencari uang, mereka masih bisa tersenyum. Terlihat kebahagiaan diraut wajah mereka. Tidak tau apa yang terjadi hari esok, yang mereka tau hanya hari ini mencari uang untuk bertahan ditengah kerasnya kehidupan.

Berniat untuk membantu mereka, tapi apa yang dapat kia bantu? Apakah dengan memberikan mereka uang disaat mereka mengemis? Nope!! Itu bukan membantu mereka, itu justru kita menyesatkan mereka. Lalu apa yang harus kita lakukan? Lihatlah jeritan mereka. Mereka menginginkan kembali masa kanak-kanaknya. Mereka mau merasakan indahnya masa itu. Itulah yang harus kita bantu.

Anak jalanan juga manusia. Mereka mempunyai hati dan perasaan. Jangan pernah kita menganggap remeh mereka. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus kita tolong bukan kita campakkan.

Label:

writtern @10.21